22 Oct 2014 - 07:21 wib   
banpol sms

pesan_dirlantasPESAN DIRLANTAS

dirlantas

Kakorlantas: Polantas Harus Bantu Masyarakat Tanpa Pamrih

“Kewajiban sebagai anggota polisi adalah membantu dan melayani masyarakat tanpa adanya imbalan apapun, jangan pernah…

» More...

infosim

arTRANSPORTASI

tr

vInfo Umum

Materi Ujian Teori SIM (Bagian VII)

Jan 05, 2013

Materi Ujian Teori SIM (Bagian VII)

Sosialisasi materi-materi ujian teori SIM terus digencarkan Satpas SIM Polda Metro Jaya. Harapannya, materi ini dapat dijadikan bahan referensi untuk mengikuti ujian teori SIM di Satpas SIM Polda Metro Jaya.

 “Sosialisasi ini diberikan agar masyarakat lebih memahami materi tentang keselamatan berkendara dan akhirnya memudahkan mereka dalam menghadapi ujian teori SIM,” ujar kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Twedy Aditya B, S.Sos, SIK.  

Satpas SIM Polda Metro Jaya juga  menyiapkan simulasi untuk ujian teori SIM. Bagi Anda yang ingin belajar ujian Teori SIM bisa mencoba Simulasi Ujian di website http://www.lantas.metro.polri.go.id/ atau http://www.tmcmetro.com/ , kemudian klik Icon "Belajar Teori SIM".  (Danar/TMC)

 

Berikut adalah materi-materi ujian teori SIM :

MARKA JALAN

Marka jalan adalah suatu tanda yang berada dipermukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda yang membentuk garis membujur,garis melintang,garis serong,serta lambang yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas.

1. Warna Marka jalan:
     A.Putih
     B.Kuning

2. Jenis Marka Jalan

A. Marka MembujurAdalah tanda yang tegak lurus terhadap sumbu jalan; seperti pada garis henti di persimpangan, meliputi:
- Garis utuh tanda batas berhenti kendaraan terhadap rambu larangan.
- Garis ganda terputus, batas berhenti sewaktu mendahulukan kendaraan lain yang diwajibkan oleh rambu larangan bila tidak dilengkapi rambu.

B. Marka melintang
Adalah tanda yang tegak lurus terhadap sumbu jalan; seperti pada garis henti di persimpangan, meliputi:
- Garis utuh tanda batas berhenti kendaraan terhadap rambu larangan.
- Garis ganda terputus, batas berhenti sewaktu mendahulukan kendaraan lain yang diwajibkan oleh rambu larangan bila tidak dilengkapi rambu.

C. Marka serong
Adalah tanda yang membentuk garis utuh yang tidak termasuk dalam pengertian marka membujur atau marka melintang. Hal itu untuk menyatakan suatu daerah permukaan jalan yang bukan merupakan jalur lalu lintas kendaraan.

Fungsi marka serong:
- Pemberitahuan awal akhir pemisah jalan
- Yang dibatasi dengan rangka garis utuh berarti daerah tidak boleh dimasuki kendaraan
- Yang dibatasi dengan garis putus-putus digunakan untuk menyatakan kendaraan tidak boleh memasuki daerah tersebut sampai mendapatkan kepastian selamat.

D. Marka lambang
Adalah tanda yang mengandung arti tertentu untuk menyatakan peringatan, perintah & larangan untuk melengkapi atau menegaskan maksud yang telah disampaikan oleh rambu lalu lintas atau tanda lalu lintas lainnya.

Fungsi Marka lambang :
- Menyatakan tempat perhentian bus.
- Menyatakan pemisahan arus lalu limas sebelum mendekati
- persimpangan yang tanda lambangnya berbentuk panah.
- Marka garis berbiku-biku kuning artinya dilarang Parkir.
- Marka garis utuh kuning pads bingkai jalan artinya dilarang berhenti/garis putus-putus diluar bingkai jalan.

E. Marka lain
Adalah marka jalan yang membatasi kendaraan untuk tidak melewati batas berhenti saat berhenti dilampu merah.
Contoh: Zebra cross dan paku jalan sebagai pemisah jalur.

Fungsi Marka lambang :
- Menyatakan tempat perhentian bus.
- Menyatakan pemisahan arus lalu limas sebelum mendekati persimpangan yang tanda lambangnya berbentuk panah.
- Marka garis berbiku-biku kuning artinya dilarang Parkir.
- Marka garis utuh kuning pads bingkai jalan artinya dilarang berhenti/garis putus-putus diluar bingkai jalan.

Comments

User comments

There are no comments

Post a comment





[ 0 Komentar ]    [ Kirim Komentar]