PESAN DIRLANTAS5.200 M Spanduk Keselamatan Berkendara Hiasi HI
Spanduk ini terkait himbauan kepada masyarakat agar selalu tertib dalam berlalu lintas. Harapannya masyarakat akan…
Info UmumRaut muka sumringah terpancar dari wajah Opung Sinaga dan kawan-kawan. Ya! Sekumpulan penyandang cacat yang tergabung dalam Difabel Motor Communicity (DMC) itu kini bisa berkendara layaknya orang normal setelah peroleh SIM D di Satpas Daan Mogot.
Kamis (02/08/2012) WIB, sebanyak 15 dari 50 orang penyandang cacat di Pondok Bambu yang tergabung dalam Difabel Motor Communicity (DMC) mengikuti ujian SIM D di Satpas Daan Mogot. "Alhamdulilah, semua yang mendaftar SIM D lulus. Kini, hati tentram rasanya dalam berkendara setelah mengantongi SIM D," ujar Opung Sinaga, ketua DMC,seusai pembuatan SIM D di Daan Mogot , Kamis (02/08/2012).
Ke-15 penyandang cacat yang memohon SIM D itu seluruhnya membawa motor roda tiga hasil modifikasi. Merek menjalani tes layaknya pemohon lain, seperti kesehatan, ujian tulis hingga praktik lapangan.
Setelah lulus ujian, mereka disilakan melengkapi administrasi pembayaran di bank, kemudian foto untuk SIM D. "Tidak ada yang dipersulit. Kami dipandu petugas dari awal pendaftaran hingga foto," ujar Sinaga.
"Selain ujian, kami juga memberikan pengetahuan cara berlalu lintas yang baik dan benar. Mereka sudah banyak yang terampil dan mahir dalam menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi ini," terang Iptu Suhardono, SH, Paur Uji Praktek SIM.
Selanjutnya, Hardono mengimbau kepada pengendara motor roda tiga ini untuk ekstra hati-hati, karena kondisi lalu lintas di Jakarta yang padat. Mereka harus waspada karena ukuran motor modifikasi ini biasanya lebih besar dari ukuran normal. (Erwan/Danar/TMC).
Comments