PESAN DIRLANTAS
Salah satu penyebab faktor kecelakaan berkendara yang masih tinggi diantaranya adalah pecah ban, dimana penyebab…
Info UmumFoto : AKP Telly Bahute, SH. Kanit Dikyasa SatLantas Jakarta Selatan Sedang menindak pengendara motor yang melanggar marka jalan di wilayah Jakarta Selatan. (Sony/TMC).
Operasi Patuh Jaya 2012 yang sedianya telah dimulai sejak 16 Juli 2012 lalu terus gencar dilakukan di seluruh wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Hal tersebut juga galakan oleh Satlantas Jakarta Selatan dengan tindakan pre-emtif, persuasif, dan penegakan hukum di jalan.
Pada Kamis (19/07/2012) WIB, sebanyak 12 anggota Satlantas Jakarta Selatan melakukan penegakan Hukum di beberapa titik meliputi Antam, Terminal Lebak Bulus, Pasar Jumat, PGA, Pasar Cipulir dan sekitaran Fatmawati. Harapannya, tidak hanya menciptakan kelancaran lalu lintas, namun juga mengurangi angka kecelakaan.
"Sasaran Operasi Patuh ini adalah menyoal kelengkapan kendaraan roda dua dan empat, serta ketertiban angkutan umum," Ujar AKP Syahlan, Kateam Tindak Lantas Jakarta Selatan.
Dan sesuai dengan sasaran, selama menggelar Operasi Patuh di area-area tersebut, Satlantas Jaksel menjaring sekitar 150 pengendara. Jenis pelanggarannya memang beragam, namun dominan angkutan umum.
"Pelanggaran yang paling banyak ditemukan angkutan umum yang ngetem, berhenti di tikungan, menaikan dan menurunkan penumpang tidak pada tempatnya. Sementara untuk roda dua diantaranya melanggar kelengkapan kendaraan, antara lain tidak menggunakan helm," terang AKP Syahlan.
"Mudah-mudahan masyarakat dengan adanya operasi ini lebih tertib lebih memahami dan mematuhi peraturan-peraturan yang sudah ada," harap AKP Syahlan, mengenai hasil Operasi Patuh Jaya 2012. (Sony/Danar/TMC).
Comments