PESAN DIRLANTAS5.200 M Spanduk Keselamatan Berkendara Hiasi HI
Spanduk ini terkait himbauan kepada masyarakat agar selalu tertib dalam berlalu lintas. Harapannya masyarakat akan…
Pesan DirlantasKemacetan di Jakarta tidak semata-mata karena ketidakseimbangan infrastruktur jalan dengan jumlah komoditi transportasi, tapi juga karena perilaku kurang disiplin para pelaku lalu lintas. Karenanya, Direktorat lalu Lintas Polda Metro Jaya terus berupaya meningkatkan kualitas displin berlalu lintas dari para sopir, khususnya pengemudi angkutan umum.
Alternatif terkini sebagai solusi untuk menumbuhkan disiplin berlalu lintas bagi para sopir angkutan yang dilakukan Dit Lantas PMJ bekerja sama dengan dishub dan Organda adalah dengan mengadakan pemilihan sopir teladan. Para sopir yang berasal dari semua basis kendaraan angkutan umum di Kota DKI Jakarta ini, diuji masing-masing kemampuannyan dalam memberikan pelayanan kepada para penumpang.
"Tujuannya utamanya adalah untuk menumbuhkan keteladanan bagi awak kendaraan umum untuk memasyarakatkan gerakan disiplin berlalu lintas," Ujar Kasi Dikmas Ditlantas PMJ Kompol Susana Benyamin,SH saat diwawancarai diruang kerjanya , Kamis ( 14/06/2012).
"Mudah-mudahan acara seperti ini dapat intens dilaksanakan sehingga pengemudi angkutan umum mempunyai kemampuan disiplin dan ketrampilan mengemudi serta dapat memotivasi pengemudi lain untuk mengemudi dengan baik," harapnya.
Acara pemilihan ini sendiri diikuti oleh sekitar 100 peserta yang berlangsung selama tiga hari di Hotel Millenium Jakpus, yakni tanggal 1, 2, dan 3 juni 2012. Pada hari pertama para awak angkutan umum diberikan sosialisasi etika mengemudi. Selanjutnya, di hari kedua diberikan ujian teori. Sedangkan pada hari terakhir diberikan pelatihan psikotes dan klinik mengemudi.
Adapun, kriteria penilaian sendiri terdiri dari tiga kriteria. Pertama, kemampuan menjawab pertanyaan mengenai UU Lalu lintas. Kedua Kemampuan tes di simulator keterampilan pengemudi, dan terakhir Kemampuan dalam Psikotes.
Kegiatan ini pun tak berhenti di tingkat provinsi, namun juga nasional. Dari dua orang sopir angkutan terbaik, nantinya akan mengikuti kegiatan serupa di tingkat nasional. (Brig Erwan/Danar/TMC).
Comments