PESAN DIRLANTAS
Siang Hari, Sepeda Motor Wajib Nyalakan Lampu Utama!
Dalam berlalu lintas, ada prinsip "Untuk melihat dan dilihat" saat di jalan. Kita harus melihat…
LiputanAtas kontribusi besarnya dalam membersihkan ranjau paku yang tersebar di jalanan Ibukota, Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada Kamunitas Sapu Bersih (Saber) ranjau paku. Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan dan perhatiaan atas upaya Kamunitas Saber dalam membantu kerja Polisi.
Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr Untung S. Rajab, SH dihadapan para pejabat dan personel Polda Metro Jaya, baik dari satuan Serse, Lantas, Brimob, maupun Sabhara, di Lapangan Dit Lantas PMJ, Rabu (11/01/2012) WIB.
Dalam sambutannya, Kapolda berharap penghargaan ini dapat memotivasi Komunitas Saber untuk terus melanjutkan aksi kepeduliannya dalam membersihkan ranjau-ranjau paku di jalanan. Sehingga dapat membantu menyelamatkan pengendara di jalan.
"Kami harapkan Komunitas Saber untuk terus melanjutkan perjuangannya karena dengan kehadiran mereka dapat menyelamatkan pengendara kendaraan agar tidak terkena ranjau paku yang mana dapat mengakibatkan kecelakaan ataupun kerugian material lainnya," ujar Kapolda.
Lanjut Kapolda, pihaknya akan mendukung semua kerja dari relawan pembersih ranjau paku tersebut. Karena itulah, pihak Polda Metro Jaya memberikan peralatan-peralatan guna mendukung hal tersebut, antara lain rompi, senter pengatur lalu lintas, dan jas hujan. Kemudikan, alat-alat penangkap paku serta juga mobil penyapu ranjau.
Masih menurut Kapolda, para penebar ranjau paku ini melakukan tindakan kriminal dengan didasari oleh kebutuhan ekonomi. Bahkan, aksi kejahatan ini sudah dijadikan profesi. "Sudah 8 Orang kita periksa dan sedang diproses hukum terkait para penyebar paku ini," tandas Kapolda.
"Biasanya modus operandi itu kan berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat. Para pelaku tindak kriminal melakukan kejahatan dengan motivasi ekonomi, yakni dengan cara menebar paku di jalan-jalan sehingga membuat ban kendaraan bermotor roda dua dan empat kempes. Kalau kempes dan berhenti, bisa diambil barang-barang yang ada di mobil," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Saber Community Siswanto mengaku bangga dan bersyukur atas penghargan dari kepolisian ini. Ia dan komunitasnya merasa menjadi bagian dari pemolisian masyarakat dan dilindungi langsung dalam menjalankan aksinya.
"Dengan ini Kami merasa dekat dengan kepolisian, karena jujur dalam menjalankan aksi pembersihan ranjau paku ini penuh dengan ancaman, mulai dari teror hingga dilempar batu maupun kaca sudah kami rasakan. Oleh karena itu dengan adanya kedekatan ini kami dapat perlindungan dan dapat menghubungi langsung Polisi jika ada masalah di lapangan," ujarnya.
Siswanto pun mengungkapkan Saber Community sudah beranggotakan 16 orang yang disebar di beberapa wilayah di DKI Jakarta. Hanya saja, untuk wilayah Jakarta Utara dan Selatan belum ada yang menjadi anggota. Oleh karena itu kepada masyarakat lainnya yang ingin ikut berpartisipasi, dapat langsung menghubungi Komunitas Saber, atau telp sang ketua Siswanto di no Hp Esia 021.93050356.
"Kami sangat menerima jika ada anggota masyarakat lainya yang masuk community ini. Namun yang perlu digaris bawahi kita kerja ikhlas dan tanpa pamrih. Namun dalam prakteknya banyak juga masyarakat yang memberikan sumbangan," pungkas Siswanto. (Brig Erwan/Sony/TMC).
Comments