19 May 2012 - 03:25 wib   
banpol sms

pesan_dirlantasPESAN DIRLANTAS

Siang Hari, Sepeda Motor Wajib Nyalakan Lampu Utama!

Siang Hari, Sepeda Motor Wajib Nyalakan Lampu Utama!

Dalam berlalu lintas, ada prinsip "Untuk melihat dan dilihat" saat di jalan. Kita harus melihat…

» More...

infosim

arTRANSPORTASI

tr

vPesan Dirlantas

Butuh Dukungan Masyarakat Untuk Penerapan ERP

Dec 17, 2011

Rencana implementasi Electronic Road Pricing (ERP) di beberapa ruas jalan di Ibu Kota Jakarta menjadi perbincangan yang hangat akhir-akhir ini. Berbekal keberhasilan kebijakan ini di beberapa kota di luar negeri, seperti London, Singapura, maupun Stockholm, banyak kalangan optimis ERP bakal mampu menjadi solusi kemacetan di Jakarta.

 

Selain dapat mengurai kemacetan, banyak kalangan juga menilai ERP mampu memperbaiki kondisi lingkungan seperti polusi udara atau kebisingan. Di pusat Kota London, misalnya, kebijakan ERP berhasil menurunkan arus lalu lintas dan emisi gas karbondioksida masing-masing sebesar 15%, serta menambah kecepatan lalu lintas sampai 37%.

 

Karena itu, Pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengadakan seminar membahas tentang bagaimana efektivitas dan manfaat penerapan ERP. Seminar yang digelar di Hotel Milenium, Jakpus, kamis (15/11/2011) WIB, ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perbubungan Udar Pristono, Kasubdit Kamsel PMJ AKBP Yakub Dedy Karyawan SIK, Ketua Dewan Transportasi Jakarta Tigor Naingolan, dan Anggota YLKI Tulus Abadi.

 

ERP sendiri merupakan salah satu strategi dalam kebijakan sistem transportasi yang berkelanjutan. Tujuannya adalah mendorong pengguna jalan untuk mengurangi perjalanan yang relative tidak perlu (terutama pengguna kendaraan pribadi) dan mendorong penggunaan moda transportasi yang lebih efektif terutama pada jam-jam sibuk sehingga dapat mengurai kemacetan.

 

"Dengan adanya Electronic Road Pricing, selain mengurangi kemacetan dan permasalahan trasportasi serta mengurai polusi, juga bisa membantu menghemat BBM sehingga berdampak penghematan pengeluaran negara dalam hal subsidi BBM," Ujar Yakub.

 

"Masyarakat bisa beralih dengan menggunakan angkutan umum sehingga terjadi penurunan kemacetan. Oleh karena itu, besar harapan kami ERP dapat menjadi solusi kemacetan di Jakarta dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas.

 

Namun, untuk penerapannya sangatlah tidak mudah. Perlu adanya kerja sama dari seluruh elemen, baik masyarakat maupun instansi-instansi terkait. Maka dari itu AKBP Yakub sebagai perwakilan dari pihak Ditlantas mengajak masyarakat untuk mendukung penerapan ERP di Jakarta.

 

"Mari kita dukung program ini. Program ini akan berjalan ketika semua elemen masyarakat dan intansi terkait bersatu untuk merealisasikannya," ujarnya.

 

Senada dengan Yakub, kadishub Udar Pristono juga berharap adanya dukungan masyarakat dan para stake holder untuk merealisasikan program ini. "Perlu dukungan masyarakat dan Stake Holder untuk menyukseskan ERP ini agar dapat berjalan sesuai dengan harapan," ujar Pristono dalam sambutannya. (Sony/Danar)

style�xri� � 0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal'> 

 

 

 

Comments

User comments

There are no comments

Post a comment





[ 0 Komentar ]    [ Kirim Komentar]