23 Apr 2014 - 04:08 wib   
banpol sms

pesan_dirlantasPESAN DIRLANTAS

wtwt2

Polda Metro Terjunkan 10.000 Personel Amankan Paskah

"Pengamanan dilakukan dengan melibatkan seluruh Polres maupun Polsek untuk mengamankan gereka di wilayah mereka masing-masing,"…

» More...

infosim

arTRANSPORTASI

tr

vLaporan Pengaduan

penipuan oleh polisi

Dec 04, 2010

Tanggal 02 Des 10 saya pulang kantor mengarah jakarta theater,tapi karena ada galian di arahkan utk lewat jalur 3in1, tidak ada penjelasan dr Polisi kalau saya harus belok di samping dgd Mandiri,apalagi saya pernah dtilang karena belok dsana.sampai di thamrin,saya dtilang oleh Polisi,stlh saya jelaskan Polisi itu mengatakan "bukan urusan saya kamu dsuruh belok,itu urusan tmn saya" saya bingung,koq sperti itu? Saya mnt slip biru tidak dkasih dg alasan biayanya Rp250.000,karena SIM saya mati maka yg di ambil adalah STNK. Yang ingin saya tanyakan,apakah penjelasan dr POLISI tersebut benar? Mohon konfirmasinya, terima kasih

 

Jawaban :

Terima kasih untuk pertanyaan saudara. Hingga saat ini pemberian slip biru untuk tindak pelanggaran atau menitipkan denda kepada bank yang ditunjuk pemerintah masih tetap berlaku. Dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan pasal 267 & 268 dituliskan jumlah denda yang dititipkan melalui bank (slip biru) memang lebih besar dibandingkan dengan yang melalui putusan pengadilan (slip merah).

 

Comments

User comments
  • Gravatar

    Feb 17, 2011

    Mohon ditertibkan pak di Jln Benyamin Sueb kemayoran sering terdapat razia tidak resmi oleh oknum lantas

  • Gravatar

    Feb 14, 2011

    Selamat Malam,
    Sekedar pengaduan pak, saya mau melapor karena menurut saya janggal, ceritanya saya dan temen kos mau kluar pergi cari makan naik motor saya, yg semuanya lengkap dan memakai helm standar. Nah temen saya aku suruh didepan membonceng saya, kluar dari arah kecamatan cilandak, tepatnya di jalan RA Kartini depan gereja pada tgl. 13/2/2011, pukul 19.45, tiba2 kami di stop motor BM bernopol 9124-VII, trus kami tanya salah kami apa pak? oknum polisi yg namanya tertutup rompi itu pun menjawab,'kami dgn pakaian seragam resmi berhak menghentikan siapa saja tanpa alasan apapun,ujarnya. Jadi kamipun diminta surat kendaraannya,memang ternyata teman saya yg depan lupa ga bawa SIM, tetapi saya bawa. Kemudian saya bertanya apa yg membuat bapak menghentikan motor kami yg lengkap. Dia pun lagi2 menjawab itu hak kami menghentikan motor anda, karena saya tau ternyata kan mas yg didepan ga bawa SIM (padahal kami memohon untuk balik sebentar karena kos kami sangat dekat, untuk mengambil SIM teman yg ketinggalan) tetapi kami tidak diberi waktu. Kemudian oknum tersebut mengambil surat tilang, dan ia bilang karena mas ga bawa SIM,jadi klo di pengadilan kena denda sebesar 250 ribu, sekarang mas mau bayar dipengadilan atau lewat saya. Oknum tersebut pun kembali bilang gimana mau tilang di tempat mas? Yang saya gak habis pikir saat itu oknum tersebut mnerima telpon dari seseorang,dan kami sempat mendengar percakapannya, 'ini lagi ngejar setoran, lembur sampai jam 10, lumayan buat beli beras'. Sungguh tidak etis menurut saya. Akhirnya kami ikuti tilang di tempat dgn menebus sebesar 50 ribu rupiah. Dan oknum tersebut pun sama sekali tidak memberi surat tilang, bahkan nopol motor kami pun tidak ditulis olehnya, dan langsung meluncur kembali. Setelah itu, karena kami curiga kami pun membuntuti BM tersebut,tak jauh dari tempat kami ditilang, BM bernopol 9124-VII itupun menghentikan sebuah motor lagi. Saya hanya berharap citra Polantas yang sudah membaik jangan dikotori oleh oknum seperti itu. Yang menurut kami janggal yaitu : 1.Kami tiba2 distop tanpa alasan yg jelas (walaupun akhirnya temen saya lupa ga bawa SIM) 2.Kami ditawarkan oknum tersebut untuk ditilang di tempat 3. Setelah tilang di tempat, kami tak diberi surat tilang.
    Semoga denda tilang online bisa diterapkan maksimal. Semoga pengaduan ini bisa jadi koreksi bagi kami selaku masyarakat, dan pihak kepolisian sebagai pengayom yang siap melayani masyarakat. Terima kasih

  • Gravatar

    Jan 08, 2011

    Jawabannya klasik ya? Ngeles terus.. Yang ditanyakan adalah kata-kata BAPAK POLISI yang ini, pak/bu:
    "bukan urusan saya kamu dsuruh belok,itu urusan tmn saya"

    Silakan dibaca lagi dengan benar.

  • Gravatar

    Dec 18, 2010

    Mohon ditertibkan Pak, masih marak calo-calo diparkiran motor samsat Daan mogot yang menawarkan jasa pembuatan SIM. Hal ini membuat masyarakat tidak nyaman dan merasa terganggu. Didepan jalan Daan Mogot hilang mereka pindah kedalam. terima kasih.

  • Gravatar

    Dec 14, 2010

    Mohon ditambahkan Prosedur untuk Mutasi Kendaraan dari/ke wilayah yang berbeda plat nomor nya.
    Terima kasih.

Post a comment





[ 5 Komentar ]    [ Kirim Komentar]